Sabtu, 14 November 2015

Analisis Sony

Analisis Sony Corporation.

  1. Sejarah Sony Corporation
Sony Corporation adalah perusahaan yang fokus pada produksi alat-alat elektronik, permainan, hiburan, dan sektor jasa keuangan. Sony tidak hanya memiliki berbagai macam bisnis, namun juga menyimpan keunikan dalam menjalankan usahanya. Sony didirikan pada 7 Mei 1946 dengan nama Perusahaan Telekomunikasi Tokyo dengan sekitar 20 karyawan. Produk konsumen mereka yang pertama adalah sebuah penanak nasi pada akhir 1940an. Seiring dengan berkembangnya Sony sebagai perusahaan internasional yang besar, ia membeli perusahaan lain yang mempunyai sejarah yang lebih lama termasuk Columbia Records (perusahaan rekaman tertua yang masih ada, didirikan pada tahun 1888). Nama "Sony" dipilih sebagai gabungan kata Latin sonus, yang merupakan akar dari sonik dan bunyi, dan kata Inggris sonny ("anak kecil") yang setelah dikombinasikan berarti sekelompok kecil anak muda yang memiliki energi dan kemauan keras terhadap kreasi dan inovasi ide yang tak terbataskan. Dan pada 1958 perusahaan mulai secara formal mengadopsi nama " Sony Corporation " sebagai nama perusahaan.
Pada 1988, Sony membeli CBS (Columbia) Records Group dari CBS. Ia kemudian dinamakan "Sony Music Entertainment". Pada 2000, Sony mempunyai penjualan sebesar US $63 milyar dan 189.700 karyawan. Sony mengakuisisi perusahaan Aiwa
pada 2002,Sony juga memiliki saluran televisi di India dan saluran-saluran yang ditujukan untuk komunitas India di Eropa.

  1. Strategi pemasaran sony corporation
Di dalam pemasaran sony corporation ada hal yang selalu di perhatikan, yaitu place (tempat) dimana kita akan memasarkan produk yang harus mengetahui dimana tempat yang strategis. Price (harga) dalam hal ini, harga juga sangat berpengaruh dengan produk yang akan kita pasarkan di dalam sebuah pasar, baik itu pasar global maupun bukan pasar global.. Product (produk) Dalam kesempatan ini produk yang akan kita launchingkan di pasaran harus sudah selesai standar yang terbaik dalam fungsi pemakainya. Promotion (promosi) di dalam hal ini, promosi untuk sebuah produk yang akan dipasarkan di pasar harus lah sangattepat dan bisa berguna serta menarik minat konsumen.
  • Produk : Sony memiliki berbagai produk mulai dari perangkat elektronik, hiburan dan games. Keputusan produk biasanya mendasarkan pada nama merek, Fungsi, Styling, Kualitas, Keselamatan, Packaging, Perbaikan dan Dukungan, Garansi, aksesoris dan Jasa. pelanggan selalu mencari hal-hal baru, pemasar harus meningkatkan produk yang sudah ada, mengembangkan yang baru, dan mengganti model lama yang tidak lagi diperlukan atau diinginkan oleh customer.
Sebagai contoh dalam home video sony menawarkan kreasi baru yaitu format penyimpanan data yang disebut Blue- ray, Dalam kategori ini , Sony sudah termasuk sistem home video dan aksesoris yang dapat memungkinkan pengguna untuk merekam berbagai program TV favorit.
  • Promosi: Sony India akan menghabiskan Rs 200 crore pada tahun keuangan ini untuk iklan dan promosi. nsur-unsur utama dari bauran promosi meliputi periklanan , personal selling , promosi penjualan , pemasaran langsung , dan publisitas . Sony Corporation telah menggunakan seluruh elemen bauran komunikasi pemasaran ini. Sebagai contoh Sony mengiklankan produknya dengan menargetkan program-program televisi yang menguntungkan , seperti olahraga , seri dan juga memiliki saluran sendiri disebut saluran TV Sony ,  Sony juga telah mengiklankan game seperti Playstation 3 , Playstation 2 dan PSP menggunakan media olahraga seperti sepak bola di liga Inggris premier .
  • Harga: Sony menjadi perusahaan yang menekankan kualitas produk, ia cenderung untuk menjual produknya dengan kisaran harga dari cukup tinggi, tergantung pada penggunaan dan pelanggan sasaran . Misalnya Sony laptop VAIO FW. Laptop ini dirancang untuk pengusaha dan harganya sekitar Rs . 75.000. sedangkan VAIO TZ, lebih kepada gaya hidup elit ,laptop ini dikembangkan oleh Sony untuk kalangan eksekutif dan pebisnis dengan harga harga itu menjadi antara Rs . 115.000
  • Tempat: Sony mendistribusikan produknya di berbagai saluran . Menggunakan saluran Zero- tingkat , satu saluran tingkat dan saluran dua tingkat . Di India , Sony telah menggunakan metode saluran distribusi satu tingkat . Ini berarti bahwa , pelanggan membeli produk Sony mereka dari pengecer diakui oleh Sony, dan pengecer ini membeli produk langsung dari perusahaan itu sendiri .

  1. Masalah dan ancaman dalam sony corporation
  • Sony memiliki produk film dan musik, namun juga membuat peralatan yang dapat menduplikasi mereka secara illegal
  • Sony lemah pada keuangan, keterampilan pemasaran dan lini produk yang sempit. Sampai dengan pertengahan tahun 2001, sumber menunjukkan kerugian sebelum pajak Sony 9,2 miliar yen dengan penjualan dari 343 miliar yen.
  • Sony telah menunjukkan beberapa keterampilan pemasaran yang buruk. Beberapa tahun yang lalu, Sony memiliki peluncuran pemasaran yang sangat biasa-biasa saja untuk Produk Saturnus nya.
  • kompetisiSony Vaio adalah inovasi terbaru di komputer notebook. Harga berkisar dari $ 845 - $ 2300. Namun, Dell memiliki reputasi besar ketika datang ke laptop mirip dengan Vaio dan memiliki jangkauan yang lebih luas ,belum lagi bahwa Dell juga menjadi top seller. Selain itu, biaya komputer notebook Dell tampaknya memiliki label harga yang lebih rendah daripada banyak model Sony Vaio.

  1. Langkah perbaikan
Menyongsong outlook perekonomian yang buruk di depan, Sony mengambil beberapa kebijakan strategis demi memperbaiki kinerja finansialnya. Sony melakukan kajian terhadap rencana investasinya, dan memutuskan beberapa perubahan. Pertama, Sony memangkas pengeluaran investasinya dengan cara outsourcing manufaktur sensor image CMOS yang digunakan pada ponsel. Kemudian, Sony juga menunda ekspansi pabriknya di Slovakia. Sony rencananya juga akan memangkas produksi pada dua pabrik, salah satunya adalah Sony Dax Technology Center di Prancis, yang memproduksi tape dan media rekaman lainnya. Salah satu opsi penting yang perlu dipertimbangkan oleh Sony adalah memangkas harga beberapa produknya serta perlu untuk lebih berinovasi

Perusahaan sony mempunyai peluang yang cukup besar dalam bidang global. Di dalam dunia bisnis perusahaan harus mampu menganalisa ancaman / konflik apa yang akan terjadi di dalam perusahaan tersebut. Masalah mungkin akanada di dalam perusahaan, dimana masalah itu dapat menurunkan produksi perusahaan, namun dengan manajemen yang baik dari perusahaan sony, masalah itu dapat menjadi sebuah pembaharuan.

Minggu, 04 Oktober 2015

Visi Misi Serta Analisis PT Gudang garam Tbk

PT Gudang Garam Tbk

PT Gudang garam Tbk adalah sebuah perusahaan produsan rokok populer asal Indonesia. Perusahaan ini didirikan tanggal 26 Juni 1958 oleh Suryo Winowidjojo, yang merupakan pemimpin dalam produksi rokok kretek.Suryo Winowidjojo adalah seorang pengusaha Indonesia yang merupakan pendiri Gudang Garam, salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. Sebelum mendirikan Gudang Garam, ia sempat bekerja di pabrik rokok “93” milik pamannya. Berkat kerja keras dan kerajinannya dia mendapat promosi dan akhirnya menduduki posisi direktur di perusahaan tersebut.

Suryo Winowidjojo kemudian keluar dari pabrik rokok “93” dan pada usia 35 tahun ia mendirikan perusahaannya sendiri yaitu pabrik rokok Gudang Garamdi Kediri, Jawa Timur.

Diawali dengan rokok kretek dari kelobot  dengan merek Inghwie. Setelah dua tahun berjalan Surya Wonowidjojo mengganti nama perusahaannya menjadi Pabrik Rokok Tjap Gudang Garam. Perusahaan ini memiliki perkebunan tembakau sebesar 514 hektar di Kediri, Jawa Timur. Perusahaan tersebut semakin berkembang dan dikenal dikalangan masyarakat pada saat ini dengan nama PT. Gudang Garam Tbk. Sesuai dengan perkembangannya, PT. Gudang Garam Tbk. memiliki cabang dibeberapa kota besar dan salah satunya adalah dikota Bandung. PT. Gudang Garam Tbk. tidak berdiri sendiri, melainkan menaungi beberapa anak perusahan yang melakukan tugas dalam bidang pendistribusian produk dari PT. Gudang Garam Tbk. tersebut. Salah satu anak perusahaan tersebut adalah PT. Surya Madistrindo di kota Bandung. PT Surya Madistrindo (SM) adalah suatu unit usaha PT. Gudang GaramTbk. yang bergerak dibidang pendistribusian dan penjualan semua produkproduk PT. Gudang Garam Tbk. ke seluruh wilayah di Indonesia. PT. Surya Madistrindo adalah salah-satu perusahaan besar di Indonesia yang berdiri sejak tahun 2009. PT. Surya Madistrindo dikenal di masyarakat umum melalui 3 produk/brand yang antara lain adalah Gudang Garam Merah, Gudang Garam International, Gudang Garam Surya 16, Surya Slim, ProMild dan masih banyak lagi.

VISI

Menjadi perusahaan besar yang terpandang, menguntungkan dan memiliki peran dominan dalam industri rokok domestik.

MISI

Menyediakan produk-produk inovatif bermutu tinggi yang memenuhi,  bahkan melebihi harapan konsumen sekaligus memberikan manfaat bagi semua Stakeholder.


ANALISIS
Dilihat dari jenis risikonya, perusahaan PT Gudang Garam Tbk memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi dibandingkan dengan risiko pasar, hal ini di sebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :
  1. Faktor cuaca yang tidak menentu, sedangkan produksi rokok sangat bergantung pada bahan baku tembakau dan cengkeh. Apabila cuaca buruk maka akan mengakibatkan kualitas dan hasil panen dari tembakau dan cengkeh akan menurun. Dengan demikian, hal ini akan berpengaruh pada produktivitas perusahaan yang menurun, sehingga jika bahan baku menjadi langka, mau tidak mau perusahaan akan melakukan impor bahan baku dari luar untuk tetap menjaga kualitas produknya, dan harga produksi akan meningkat pula, kemudian akan menurunkan profitabilitas dan laba bersih perusahaan.

  1. Adanya Rencana Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai peringatan kesehatan, pengaturan dan pembatasan iklan yang berkaitan dengan tembakau,produk tembakau dan kawasan bebas asap rokok. Dari pergerakan saham PT Gudang Garam Tbk. Pada tahun 2012 terus mengalami penurunan yang sangat besar, dikarenakan terdapat RPP tersebut serta adanya private replacement pada kamis 19 Juli 2012 di mana tiga sekuritas CIMB Niaga senilai Rp 601,343 miliar, Credit Suisse Securitiessenilai Rp 26,141 miliar, dan Deutsche Securities senilai Rp 21,004 miliar sehingga saham GGRM turun sebesar 5%.